Kenalan Sama Ghaniyya Ghazi & Kisah Crowdfunding-nya

Kenalan Sama Ghaniyya Ghazi & Kisah Crowdfunding-nya

Dengerin single Ghaniyya Ghazi, "The Reason Why" pertama kali, ngingetin saya sama "Ocean Eyes" -nya Billie Eilish. Musik alternative R&B dari beat elektronik yang berulang, rangkaian chord minor sepanjang lagu, sampai vokal lembut ber-layer pas chorus, jadi tiga hal yang bikin kuping langsung relate sama dua lagu ini.

Bukan. Bukan maksud ngebandingin, apalagi menuduh "The Reason Why" menjiplak "Ocean Eyes." Tidak sama sekali. Notasi sampai urutan chordnya jelas-jelas berbeda. Tapi sulit rasanya bagi saya untuk nggak terhubung sama lagu-lagu Billie Eilish pas dengerin Ghaniyya Ghazi.

Sebagai pendatang baru dan sama-sama berumur 18 tahun (usia yang sama dengan Billie Eilish), Ghaniyya jelas dipengaruhi sama musik-musik alternative pop dan alt-R&B jaman sekarang. Mulai dari Lauv, H.E.R, Daniel Caesar, sampai si pemuncak chart, Billie Eilish pasti punya tempat tersendiri di kuping Ghaniyya. Pas saya bertanya tentang bagaimana pelantun "Bad Guy" ini menginspirasi Ghaniyya, ekspresinya berubah. And it looks like her adoring Billie so much.

"Honestly iya sih. I mean, of course Billie Eilish is so... really freakin' talented, like... aku tuh bener-bener bingung, dia so lucky gitu loh. Umur dia baru 17 tahun, eh, she is 18, sama kayak aku. And she.. sudah ada jalannya aja gitu. Yeah, I adored her so much like.. menurut aku Billie Eilish itu pembuka musik baru untuk jaman-jaman sekarang ini. kayak suara bassnya, kick-nya, wow keren banget!" ungkap Ghaniyya pas saya dan tim Kolase bertandang ke rumahnya awal bulan ini.

Siapa sih Ghaniyya Ghazi ?

Ghaniyya Ghazi memang pendatang baru. Single yang dia rilis di berbagai digital platform streaming baru empat, dimana salah satunya adalah gubahan ulang lagu klasik milik Koes Plus, "Why Do You Love Me?" Nggak hanya nyanyi, cewek yang juga baru merilis lagu-lagunya di tahun 2019 ini juga jago dalam menulis lagu. Sebagian besar dari 7 lagu yang disiapkan untuk debut album Extended Play (EP) nya adalah ciptaanya sendiri.

 “The Reason Why”, “Can’t Live”, “I Think I Should’ve Listened” adalah tiga lagu perkenalan darinya yang menjadi jembatan menuju tujuh lagu dalam album EP debutnya berjudul I Think You Should Listen nanti.

Nah, sebagai perayaan, saat ini Ghaniyya sedang nyiapin showcase sederhana bertajuk “I Think You Should Listen : Intimate showcase with Ghaniyya Ghazi" dan akan digelar pada Jumat, 27 Maret nanti di Rossi Music, Fatmawati, Jakarta Selatan.

Praktis, showcase ini sekaligus jadi perayaan launching album extended play (EP) pertama Ghaniyya. Nggak hanya nyanyi, showcase ini dijanjikan Ghaniyya bakal menawarkan live music yang seru lengkap dengan tata panggung dan visual yang unik di setiap lagu.

Kisah Crowdfunding di Sekolah

Walaupun semuanya serba pertama bagi cewek 18 tahun ini, doi percaya project ini bakal berjalan dengan cara crowdfunding. Bekerjasama dengan platform creative crowdfunding Kolase.com, Ghaniyya yakin debut album EP dan intimate showcase pertamanya bakal kejadian di #BikinNyata dalam waktu 36 hari.

“Aku sebenernya excited banget…banget…banget…. I actually did an effort to it gitu, aku jual merchandise untuk bikin showcase peluncuran mini album pertama aku dan pas aku promoin ke teman-teman aku di sekolah mereka juga exciting buat dukung project aku ini,” ungkap Ghaniyya.

Project crowdfunding “I Think You Should Listen : Intimate showcase with Ghaniyya Ghazi” sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak Jumat, 21 Februari. Project ini nantinya akan berakhir di hari H showcase, 27 Maret mendatang. Sampai tulisan ini dibikin Ghaniyya udah mencapai perolehan dana sebesar 15% dari total yang dibutuhkan.

Saking excited-nya dengan project ini, Ghaniyya punya cerita unik selama dia menggarap crowdfunding  di Kolase.com. Nggak hanya ia promosikan lewat sosmed dan grup whats app, dia juga promosi langsung dari mulut ke mulut pada lingkar pertemanannya di sekolah.

“Di sekolah juga kayak..cek dong linknya, beli ya merchandisenya! Teman-teman aku pada excited gitu dan akhirnya ikut dukung. Sampai ke guru-guru aku juga ikutan. Dia bilang ‘mrs boleh bawa suami mrs ya? Ya boleh lah’,” cerita pengagum Billie Eilish ini gembira.

Menurut Ghaniyya seharusnya project crowdfunding mendapat support terlebih dulu dari lingkar terdekat si musisi. Berdasarkan cerita pelantun “The Reason Why” ini, keluarga dan teman-teman sekolahnya lah yang menjadi support system terdepan mendukung project showcase dan album EP-nya. 

(Teks : Mohammad Zaki @darmienyahuud , Foto : Abdu @dekillnoise)