Konser Bioskop Hujan Sukses Digelar Berkat Crowdfunding

Konser Bioskop Hujan Sukses Digelar Berkat Crowdfunding

Sudah banyak bikin konser dengan beragam konsep, The Rain akhirnya membuat suatu pertunjukan musikal yang menarik dan belum pernah terpikirkan sama sekali. Bioskop Hujan, begitu mereka menamakan konser yang dibuat dalam rangka memperingati 17 tahun eksistensinya di Industri musik. Dihadiri ratusan penonton secara eksklusif, Indra, Iwan, Ipul dan Aang pun takjub konser eksklusif ini terealisasi dan berjalan lancar.

“Awalnya kami nggak percaya dengan konsep crowdfunding yang ditawarkan oleh Kolase.com ini. ‘Emang ada yg beli!’ Kami diyakinkan, kami buat secara terkonsep, dan ternyata tiketnya sold out. Asli, kami takjub akan hal ini. Ohhh, ternyata bisa juga yah konser musik dibuat semacam crowdfunding. Dan hari ini kami benar-benar berterima kasih kepada Kolase.com yang telah merealisasikan rencana ini,” ungkap Indra, vokali The Rain.



Menggelar konser 17 tahunnya berkarir di Industri musik, Indra, Iwan, Ipul dan Aang mengemas sebuah konser yang sangat menarik. Meski tak ada hujan buatan di dalam bioskop CGV Grand Indonesia pada hari Sabtu (15/12) siang lalu, hujan pujian justru mengalir dari sejumlah pihak.

“Konser ini bukan yang pertama di bioskop CGV. Namun Bioskop Hujan adalah diluar ekspektasi kami. Bahkan CEO kami sangat berkesan dengan konser ini,” ujar Andira Pramanta, Brand Marketing Head CGV Indonesia.

Siang itu, bioskop yang sudah di set menjadi “arena bermain” The Rain yang The Rain dimulai dengan konsep electric session. Dibumbui dengan aneka visual yang asik, sejumlah lagu medley pun dihadirkan. Seperti Getir Menjadi Tawa Bila Kubersamanya, Jika Itu Denganmu, Rencana Berbahaya Penawar Letih dan Terima Kasih Karena Kau Mencintaiku. Di sesi ini, The Rain coba menyisipkan short story dalam video dan menghadirkan manajernya (yang mantan gitaris Cokelat) untuk ngejam bareng.

Masuk ke sesi akustik, aksi The Rain dibuka oleh monolog Perempuan Hujan berpakaian putih dan berpayung hujan. Kemudian disusul 4 lagu asik Perempuan Hujan, Gagal Bersembunyi, Dengar Bisikku, Hingga Detik Ini dan Untuk Ayah Ibuku.

Lanjut, sesi paling berbeda dan belum pernah dilakukan The Rain, yakni acapella dalan membentangkan nomor Berkunjung Ke Kotamu. Ini menarik, karena kali ini The Rain berbagi vokal bukan hanya instrumen!



Sebagai penutup konser, band asal Jogja yang udah menetap di Ibukota ini menutupnya dengan Bermain Dengan Hatiku, Jabat Erat - Terlatih Patah Hati, dan Perjalanan Tak Tergantikan. Lagu-lagu ini dibawakan sembari memunculkan wajah-wajah sumringah para penonton secara visual di layar bioskop.

“Sebuah usia yang kata orang beranjak remaja. Namun, kami memaknai bahwa 17 tahun menjadi langkah awal untuk melangkah 17 tahun lagi ke depan,” kata Ipul. “Kami berharap persiapan 3,5 bulan ini menjadi sesuatu yang luar biasa buat kami. Konser ini diluar ekspektasi dan berharap bukan jadi konser spesial terakhir, karena akan ada ide-ide lain kedepannya,” tutup pemain bas The Rain. Teks/Foto: Ryan